Pages

Tampilkan postingan dengan label sampah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sampah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Februari 2011

Koperasi Bank Sampah, Solusi Masalah Sampah di Ibu Kota

Tahukah Anda, sebanyak 9 juta populasi penduduk Ibu Kota DKI Jakarta mampu menghasilkan 6.000 ton sampah setiap hari? Jika tidak dikelola dengan benar, maka bisa Anda bayangkan berapa banyak gunungan sampah tersebut dapat mengakibatkan banyak musibah seperti banjir, penyebaran penyakit, polusi dan lain-lain.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Unilever Indonesia Tbk melalui Yayasan

Pasar Buah Yogya Menghasilkan Listrik

Buah busuk yang tidak laku dijual di Pasar Gamping Gemah Ripah Gamping, Sleman, Yogyakarta, bisa menghasilkan listrik sebesar 548 kwh/hari. Potensi sampah-sampah buah di pasar tradisional tersebut mencapai 4 ton per hari sehingga disulap menjadi biogas dan bisa menerangi 500 rumah maupun kios pedagang. Koordinator program Waste Refinary UGM Dr Siti Syamsiah menyatakan sistem kerja

Minggu, 20 Februari 2011

Medan, Metro Sampah



Medan Pos Online
Di tengah pergulatan dan semangat "berapi-api" Kota Medan menjadi Kota Metropolitan, sejumlah persoalan klasik namun  cukup krusial, satu persatu mencoba ditangani. 
Persoalan pasar yang selama ini terkenal semrawut dan dianggap menjadi biang kemacetan, telah mulai dibenahi. Beberapa pasar sudah mulai ditata sehingga tak merugikan bagi pihak lain terutama pengguna

Yogyakarta Masyarakat Korban Sampah

Sejumlah kelompok masyarakat peduli lingkungan di Yogyakarta akan kembali menggelar kegiatan "Gerebeg Sampah 2011" pada Senin (21/2). "Kami akan menamakan diri sebagai masyarakat korban sampah atau markosam dalam acara tersebut," kata Koordinator Gerebeg Sampah 2011, Agus Hartana, di Yogyakarta, Ahad (20/2).
Agus menyebutkan kegiatan tersebut akan membawa gunungan sampah yang terbuat dari

Sabtu, 19 Februari 2011

Bahaya Sampah Plastik Bagi Lingkungan dan Kesehatan

“Selamat Hari Peduli Sampah, 21 Februari 2011″
Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi “PR” besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan limbah sampah plastik. Kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola.
Diperlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk membuat sampah bekas kantong plastik itu

Senin, Serentak Bersihkan Sampah

Wali Kota H Imdad Hamid SE meminta seluruh masyarakat Balikpapan untuk meningkatkan kepedulian terhadap penanganan sampah di lingkungannya masing-masing. Tepat pada peringatan Hari Sampah Nasional 2011 yang jatuh pada Senin, 21 Februari nanti. Wali Kota Imdaad mengajak warga untuk melakuka gerakan pemungutan sampah secara serentak.
“Hari itu adalah Hari Sampah, maka semua warga saya

Kamis, 17 Februari 2011

Sampah "Hal Kecil yang Terlewatkan"

Sampah memang menjadi masalah yg kompleks untuk masyarakat, apakah anda pernah berfikir setelah anda makan – makanan yg anda makan sisa atau ampas akan langsung membuang sampah ketempatnya?. Apakah anda pernah membaca tulisan di spanduk,iklan atau sebagainya yg bertuliskan “JAGALAH KEBERSIHAN”.
Nah lho, mengapa masih ada sampah yg berserakan di sekitar kita? Apa manusia yg tidak berfikir

Gary Dean Anderson Pencipta Logo Daur Ulang

Gary Dean Anderson lah pencipta logo daur ulang (recycling) yang kemudian diakui dan berlaku secara internasional. Lambang daur ulang desain Gary Dean Anderson memenangi kompetisi desain logo yang diselenggarakan oleh Container Coorporation of America, sebuah perusahaan kertas kardus, pada tahun 1970, menyisihkan 500 kontestan lainnya. Kompetisi ini juga sebagai bagian dari peringatan Earth

Sabtu, 19 Juni 2010

Kehadiran Sampah di Tengah Kita

Kehadiran sampah memang menyebalkan, menjijikkan, mengganggu udara, mengganggu penciuman, mengganggu pemandangan, dan yang paling buruk mengganggu kesehatan. Kehadiran sampah selalu menjadi problem. Sampah yang merupakan material sisa kehadirannya selalu tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses, proses di tubuh, di dapur, di pabrik atau di lingkungan sekitar kita. Pada

Minggu, 23 Mei 2010

Kisah Tukang Sampah Beromzet Melimpah Ruah

Sempat berbisnis sebagai pemasok produk pertanian, Hidayat lalu banting setir menjalankan usaha mengelola sampah. Dari hasil jualan mesin dan sistemnya, ia mampu meraih omzet ratusan juta rupiah saban bulan. Sampah itu menjijikan. Tapi bagi Hidayat, sampah bisa mendatangkan rezeki yang berlimpah ruah. Lewat bendera PT. Mitratani Mandiri Perdana alias Mittran, Hidayat berhasil menjadi

Buku Saku

Berikut Beberapa File yang dapat dikutip untuk menjadi
Buku Saku Teman-Teman SemuaDapat diunduh dengan gratis dengan cara di klik file
yang di inginkan
Salam Hijau = Jadilah Pejuang Lingkungan Agar Bumi Sehat


 
Buku Panduan REDDBuku Panduan REDD

Kumpulan Undang-UndangUU No. 32 Tahun 2009 Tentang Lingkungan Hidup
UU No. 05 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya

Kamis, 09 Juli 2009

Berdosakah Kantong Plastik, Sehingga Harus dikurangi

Kantong plastik tergolong “barang sekali pakai” sehingga memperbanyak sampah. Kalau kita belanja bulanan di supermarket, sekali belanja kita akan memakai paling tidak 4 kantong plastik dalam berbagai ukuran. Jakarta menghasilkan sekitar 6.000 ton sampah setiap hari, yang lebih dari setengahnya adalah sampak non-organik terutama plastik dan kertas. Sampah kantong plastik yang dibuang di Jakarta

Selasa, 06 Januari 2009

Pengendalian Pencemaran Lingkungan pada Daur Ulang

Sebagaimana yang diketahui, dampak lingkungan pada proses daur ulang, pada kenyataannya kita menemukan bahwa proses tersebut dapat menghasilkan emisi gas, limbah padat dan limbah cair. Terkait pencegahannya diarahkan kepada beberapa pokok-pokok yang harus diperhatikan:Pertama, Pemerintah Kabupaten/Kota harus memahami betul aliran daur ulang ketika mereka merencanakan dan pelaksanaan metode

Dampak Lingkungan pada Proses Daur Ulang

Kebanyak masyarakat tidak melakukan pemilihan sampah. Walaupun ada sebagian dari mereka melakukan pemilihan sampah, tetapi belum dikembangkan infrasruktur yang memadai seperti fasilitas TPS terpilah dan moda pengangkutan terpilah, sehingga tidak terjadi konsistensi dan kestabilan sampah secara terpilah.Dari kebanyakan penempatan sampah daur ulang dipelapak belum ramah lingkungan, mengingat