Apakah kita pernah tersadar dimanakah kita sekarang ini? Kita sebagai manusia hidup di Bumi mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal. Kita sangat berhutang budi pada Bumi, planet tempat tinggal kita yang tercinta ini.
Tetapi, berapa banyak kita telah mengotori Bumi, merusak Bumi, dan membuat Bumi ini menjadi tidak indah lagi?
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 Juni 2011
Sabtu, 25 Juni 2011
Mewujudkan Kota Metropolitan yang Ramah Lingkungan
Oleh: Agus Salim
Salah satu ciri kota metropolitan adalah hadirnya sejumlah gedung pencakar langit yang berdiri megah menjulang tinggi, apakah itu bangunan hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan (plaza) dan lain sebagainya.Ciri fisik itu biasanya diikuti pula dengan sarana jalan yang mampu menampung kendaraan dalam jumlah besar dan teratur. Pembangunan gedung-gedung tinggi itu tentunya
Salah satu ciri kota metropolitan adalah hadirnya sejumlah gedung pencakar langit yang berdiri megah menjulang tinggi, apakah itu bangunan hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan (plaza) dan lain sebagainya.Ciri fisik itu biasanya diikuti pula dengan sarana jalan yang mampu menampung kendaraan dalam jumlah besar dan teratur. Pembangunan gedung-gedung tinggi itu tentunya
Upaya Mengurangi Dampak Pemanasan Global
Oleh: Maretta OktariSemua orang tahu, bahwa pemanasan global (global warming) memberi dampak kepada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk bidang perkebunan, pertanian, perikanan, iklim dan kesehatan manusia. Imbas dari pemanasan global terhadap iklim dan cuaca yang belakangan semakin ekstrim telah memberi dampak terhadap kesehatan manusia,
di mana salah satu penyakit yang kerap muncul
di mana salah satu penyakit yang kerap muncul
Minggu, 20 Februari 2011
Medan, Metro Sampah
Medan Pos Online
Di tengah pergulatan dan semangat "berapi-api" Kota Medan menjadi Kota Metropolitan, sejumlah persoalan klasik namun cukup krusial, satu persatu mencoba ditangani.
Persoalan pasar yang selama ini terkenal semrawut dan dianggap menjadi biang kemacetan, telah mulai dibenahi. Beberapa pasar sudah mulai ditata sehingga tak merugikan bagi pihak lain terutama pengguna
“yang tak MENABUR ANGIN, akan MENUAI BADAI”
Catatan Kembaratani : Perubahan Iklim dan Pewarisan Kemiskinan di Desa Hutan
Potret Buram Desa HutanDesa hutan, begitu mereka menyebut desa-desa yang berada di tepian hutan. Sebenarnya, desa itu sama saja seperti desa-desa yang lainnya, kecuali secara geografis letaknya berbatasan dengan hutan, atau bahkan berada di dalam hutan. Desa hutan didefinisikan sebagai wilayah desa yang secara
Potret Buram Desa HutanDesa hutan, begitu mereka menyebut desa-desa yang berada di tepian hutan. Sebenarnya, desa itu sama saja seperti desa-desa yang lainnya, kecuali secara geografis letaknya berbatasan dengan hutan, atau bahkan berada di dalam hutan. Desa hutan didefinisikan sebagai wilayah desa yang secara
Label:
Artikel,
Climate Change,
Hutan,
Pejuang Hijau,
REDD,
Tulisan
Sabtu, 19 Februari 2011
Penyu Belimbing
Siapa lagi yang mau peduli kalau bukan kita "berikan kehidupan kepada alam, seperti alam memberikan kehidupan kepada Kita". Seandainya kita selalu arif dan peduli dengan alam ini pasti semuanya berjalan dengan indah dan semuanya jadi lebih teratur.
Penyu adalah kura-kura laut. Penyu ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208
Penyu adalah kura-kura laut. Penyu ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208
Neil Franklin Sang Doktor Harimau Sumatera
Jangan pernah percaya, bahwa organ tubuh harimau sebagai obat mujarab untuk kesehatan. Semua itu hanya sebagai dorongan ekonomi agar perdagangan satwa liar kian diminati. Itulah pendapat Neil Franklin warga negara Inggris yang meraih gelar Doktor Harimau Sumatera.
Unik rasanya memiliki gelar doktor Harimau Sumatera. Apa lagi orang yang meraih gelar itu justru berasal dari luar negeri. Neil
Unik rasanya memiliki gelar doktor Harimau Sumatera. Apa lagi orang yang meraih gelar itu justru berasal dari luar negeri. Neil
Kamis, 17 Februari 2011
Sampah "Hal Kecil yang Terlewatkan"
Sampah memang menjadi masalah yg kompleks untuk masyarakat, apakah anda pernah berfikir setelah anda makan – makanan yg anda makan sisa atau ampas akan langsung membuang sampah ketempatnya?. Apakah anda pernah membaca tulisan di spanduk,iklan atau sebagainya yg bertuliskan “JAGALAH KEBERSIHAN”.
Nah lho, mengapa masih ada sampah yg berserakan di sekitar kita? Apa manusia yg tidak berfikir
Nah lho, mengapa masih ada sampah yg berserakan di sekitar kita? Apa manusia yg tidak berfikir
Minggu, 06 Februari 2011
Minimalkan Sampah, Untuk Kembali Ke Alam.
Apa yang disebut dengan sampah? Banyak yang belum mengetahuinya. Sampah adalah semua material yang dibuang dari kegiatan rumah tangga, perdagangan, industri, kegiatan pertanian dan semua aktivitas dari manusia di bumi ini. Sampah juga dapat dikatakan bagian dari sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang. Sesuatu yang dibuang ini umumnya berasal dari
Label:
Artikel,
Kampanye,
Pejuang Hijau,
Tulisan
Rabu, 26 Januari 2011
Satwa Akan Punah, Bila Hutan Terus di Rusak
Kerusakan hutan yang terus terjadi akan menyebabkan punahnya satwa yang hidup didalamnya karena mereka sulit bertahan di habitat yang sudah rusak. "Habitat yang rusak tidak memungkinkan satwa mendapatkan makanan untuk bertahan hidup karena hidup mereka sangat tergantung dengan kondisi hutannya.Hutan dan satwa suatu hal yang tidak bisa dipisahkan, namun kerusakan yang terus terjadi terus
Minggu, 23 Januari 2011
Primitive Runaway: Potret Sebuah Pelecehan Budaya dan Kemanusian
Tayangan Primitive Runaway, Jumat (10/12) Pukul 19.30, yang disiarkan oleh TransTV dengan mengambil tema Orang Rimba di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) dengan bintang tamu Putri Titian dan Jordy, sungguh-sungguh membuat kecewa penonton, apa lagi kalau tayangan ini dipertontonkan ke komunitas Orang Rimba. Bagaimana tidak, pada tayangan yang berdurasi 1 jam ini, jelas-jelas penonton
Label:
Artikel,
Pendidikan,
Tulisan
Senin, 17 Januari 2011
Kilang Arang Salah Satu Perusak Hutan Bakau
Kilang arang yang jumlahnya diperkirakan ratusan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diyakini sebagai salah satu perusak hutan mangrove (bakau) yang ada di pesisir pantai timur Langkat.
"Salah satu penyebab rusaknya hutan mangrove ialah masih berdirinya kilang-kilang arang liar yang menggunakan pohon bakau untuk bahan baku arang," kata Sekretaris Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
"Salah satu penyebab rusaknya hutan mangrove ialah masih berdirinya kilang-kilang arang liar yang menggunakan pohon bakau untuk bahan baku arang," kata Sekretaris Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
Warga Minta Penyu Tamiang Dilestarikan
Pada tanggal 15 Desember 2010 pada pukul 22.15 WIB, nelayan Seruway yaitu Pak Pay, Pak Din dan Pak Jen sedang melakukan penjaringan ikan dan pada saat tersebut seekor penyu tersangkut di Jaring Nelayan tersebut. Di wilayah laut Pusung Cium dan Beuteung Tengah Aceh Tamiang.
Dan keesokan harinya tanggal 16 Desember 2010. Pak Pay, Pak Din dan Pak Jen selaku masyarakat nelayan memberikan info
Dan keesokan harinya tanggal 16 Desember 2010. Pak Pay, Pak Din dan Pak Jen selaku masyarakat nelayan memberikan info
Label:
Kampanye,
Pejuang Hijau,
Pendidikan,
Satwa,
Tulisan
Sabtu, 19 Juni 2010
Kehadiran Sampah di Tengah Kita
Kehadiran sampah memang menyebalkan, menjijikkan, mengganggu udara, mengganggu penciuman, mengganggu pemandangan, dan yang paling buruk mengganggu kesehatan. Kehadiran sampah selalu menjadi problem. Sampah yang merupakan material sisa kehadirannya selalu tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses, proses di tubuh, di dapur, di pabrik atau di lingkungan sekitar kita. Pada
Label:
Artikel,
Pejuang Hijau,
Pendidikan,
sampah,
Tulisan
Selasa, 14 Juli 2009
Observasi Hutan Mangrove
PRESS RELEASE
DPD IPKINDO ACEH TAMIANG
Ragam nilai dan manfaat yang cukup penting dalam kawasan hutan mangrove yang terbentang luas dipesisir panatai Bumi Muda Sedia, merupakan sesuatu yang patut dibanggakan, namun disisi lain bentuk-bentuk pemanfaatan yang tidak memperhatikan kaedah-kaedah kelestariannya telah menurunkan keberadaan hutan mangrove baik kualitas maupun kuantitasnya.
Sabtu
DPD IPKINDO ACEH TAMIANG
Ragam nilai dan manfaat yang cukup penting dalam kawasan hutan mangrove yang terbentang luas dipesisir panatai Bumi Muda Sedia, merupakan sesuatu yang patut dibanggakan, namun disisi lain bentuk-bentuk pemanfaatan yang tidak memperhatikan kaedah-kaedah kelestariannya telah menurunkan keberadaan hutan mangrove baik kualitas maupun kuantitasnya.
Sabtu
Langganan:
Komentar (Atom)




