Pages

Tampilkan postingan dengan label Aceh Green. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aceh Green. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Maret 2011

Kerusakan Hutan Terus Ancam Aceh

BANDA ACEH, Kompas.com - Kerusakan terus mengancam kawasan hutan di pedalaman Aceh. Ini seperti terlihat di areal kawasan hutan lindung Nagan Raya di perbatasan Kabupaten Aceh Tengah-Nagan Raya.  
Pengamatan Kompas di sepanjang jalur jalan provinsi yang menembus perbatasan dua wilayah tersebut, Minggu (27/2/11), titik-titik perambahan terlihat di pinggiran hutan lindung. Warga yang tak

Pelestarian Hutan Aceh Jangan Jargon Semata

Banda Aceh - Laju deforestasi hutan Indonesia 1,125 juta hektar per tahun dan kerugian negara akibat Illegal Loging Rp.30 triliun/US$ 3,3 milyar pertahun. Demikian disampaikan dalam  Workshop bertema, " Perlindungan dan Penyelamatan Hutan Aceh menuju Hutan Lestari dan Mensejahterakan Masyarakat", Senin (28/02) di Hotel Kuala Radja, Banda Aceh.

Ir. Saminuddin B. Tou, M.Si dari Dinas

Sabtu, 19 Februari 2011

BNI Bangun Hutan Kota di Banda Aceh



Hutan Kota BNI,Banda Aceh. (ANTARA)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membangun hutan kota seluas 6,5 hektare lebih di Gampong (Desa) Tibang Kecamatan Syiah Kuala, kota Banda Aceh.

"Kami telah mengundang para pakar, mitra dan beberapa pihak lainnya memberi masukan untuk pengembangan hutan kota BNI di Kota Banda Aceh," kata wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim di Banda Aceh, Kamis.

Kamis, 17 Februari 2011

Kelola Hutan, Bagai Menopang Langit Runtuh

Oleh Afrizal Akmal
Lima ratus hektar areal gambut di Kabupaten Aceh Barat lenyap hanya dalam dua minggu, tiga ribu hektar lahan gambut lain disekitarnya masih terancam. Penyebabnya tidak lain adalah korporasi kelapa sawit. 
Mengapa ini bisa terjadi? Mari kita membuat analisa yang sederhana; Tidak banyak yang bisa diharapkan dari industry kelapa sawit, Beberapa masalah yang perlu

Sabtu, 12 Februari 2011

Orangutan Bernilai Ekonomis dan Ekologis Tinggi

Proteksi terhadap habitat orangutan perlu terus ditingkatkan, pasalnya orangutan punya nilai ekonomis dan ekologis yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan merusak hutan untuk mengebangkan komoditas tertentu.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), Dr Sofyan, dalam acara “Launching Buku Atlas dan Lokakarya Habitat Orangutan dan Fungsinya untuk Kesejahteraan Manusia”

Rabu, 02 Februari 2011

Aceh Green Hanya di Laptop

Banda Aceh — Kerusakan hutan rawa gambut di Tripa, Nagan Raya dan Aceh Barat Daya melewati angka 50 persen. Kebijakan Aceh Green dan Moratorium Logging dinilai hanya sebatas retorika belaka. Pemerintah dianggap lalai dalam penanganan kasus tersebut.
Menyikapi hal tersebut puluhan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Tim Koalisi Penyelamatan Rawa Tripa (TKPRT) dari berbagai LSM lingkungan

Sabtu, 29 Januari 2011

Gerakan Satu Miliar Pohon, PTPN-I Langsa

PTPN-I (Persero) Aceh melaksanakan penanaman pohon mangrove (bakau) dalam "Gerakan Satu Miliar Pohon" di perairan Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Provinsi Aceh. Keikutsertaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sebagai wujud kepedulian PTPN-I Aceh terhadap kelestarian lingkungan hidup, khususnya bakau. Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PTPN-I Aceh,

Rabu, 26 Januari 2011

Walhi Bantah Halangi Pembangunan Jalan

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh menegaskan tidak akan pernah menghalagi pembangunan jalan, apalagi jika benar-benar diyakini akan bermanfaat bagi peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Aceh. Hanya saja, pembangunan jalan tembus Muara Situlen (Aceh Tenggara) - Gelombang (Subulussalam) terhalang karena bertentangan dengan berbagai peraturan

Sabtu, 22 Januari 2011

Kewenangan Pengelolaan Hutan Aceh Harus Sesuai UU-PA

Gubernur Irwandi Yusuf menyatakan, pihaknya tidak pernah menyetujui kewenangan pengelolaan lima sub bidang kehutanan Aceh kepada Pemerintah Pusat untuk dituangkan dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kewenangan Pemerintah yang bersifat nasional di Aceh. "Tidak benar saya telah memberi persetujuan seperti itu. Yang benar saya menginginkan agar seluruh ketentuan harus

Rabu, 09 Juni 2010

Pak Dodent Meraih Anugerah KALPATARU Tahun 2010

Sabang -Siapa sih yang tidak kenal sama Pak DODENT, nama beliau sudah terkenal di sejagat nusantara maupun internasional. Beliau adalah Sang Pelopor Pariwisata di Aceh khususnya Sabang. Beliau menggiatkan pariwisata di Aceh berdasarkan dari hobby yang masa selama hidup beliau telah melanglang buana mengarungi samudera menjadi crew kapal layar. Beliau mencetuskan pertama sekali pariwisata

Minggu, 23 Mei 2010

Buku Saku

Berikut Beberapa File yang dapat dikutip untuk menjadi
Buku Saku Teman-Teman SemuaDapat diunduh dengan gratis dengan cara di klik file
yang di inginkan
Salam Hijau = Jadilah Pejuang Lingkungan Agar Bumi Sehat


 
Buku Panduan REDDBuku Panduan REDD

Kumpulan Undang-UndangUU No. 32 Tahun 2009 Tentang Lingkungan Hidup
UU No. 05 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya

Jumat, 21 Mei 2010

Pemahaman Tentang REDD

APA ITU REDD?Ide mendasar tentang pengurangan emisi dari deforestasi dan degredasi hutan (REDD) sangat sederhana: Negara-negara yang berkeinginan dan mampu mengurangi emisi dari deforestasi hutan harus diberikan kompensasi secara finansial untuk melakukan hal tersebut. Pendekatan-pendekatan sebelumnya dalam megatasi deforestasi hutan secara global selama ini tidak berhasil, akan tetapi, REDD

ACEH DAGANG KARBON UNTUK SIAPA? OLEH AZHARI

"Tanah subur, tapi anak-anak kami kurus dan tidak sekolah. Rakyat lapar karena hak-hak mereka dirampas." Suara lantang salah seorang aktivis lingkungan di Banda Aceh itu makin menambah riuh pertemuan "Governors Climate and Forest (GCF) Taskforce Meeting" di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh. Aktivis lingkungan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sipil untuk Kedaulatan Mukim itu mengecam

Selasa, 09 Maret 2010

Karbon Kredit Hutan Aceh Mulai Ditawar

Sejumlah lembaga internasional dilaporkan mulai mengajukan penawaran membeli karbon kredit dari hutan di Aceh. Tawaran itu sebagai kompensasi pengurangan emisi karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan global. "Banyak lembaga internasional yang mengajukan penawaran membeli karbon kredit dari hutan Aceh. Ini merupakan tanda keberhasilan kita dalam menjaga hutan," kata Gubernur NAD Irwandi Yusuf